Berita

Wabup Heroaldi Pimpin HNSI Sambas, Dorong Nelayan Jadi Kekuatan Ekonomi Pesisir

×

Wabup Heroaldi Pimpin HNSI Sambas, Dorong Nelayan Jadi Kekuatan Ekonomi Pesisir

Sebarkan artikel ini

Ninemedia – Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi resmi dipercaya menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia atau DPC HNSI Kabupaten Sambas periode 2026–2031.

Pelantikan pengurus DPC HNSI Kabupaten Sambas digelar di Sambas pada Sabtu (23/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum kebangkitan organisasi nelayan di Kabupaten Sambas setelah sebelumnya sempat vakum.

Dalam sambutannya, Heroaldi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran HNSI, khususnya DPD HNSI Kalimantan Barat, atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin HNSI Sambas.

“Secara pribadi saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran HNSI, khususnya DPD HNSI Provinsi Kalimantan Barat, atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada saya untuk mengemban tugas sebagai Ketua DPC HNSI Kabupaten Sambas,” kata Heroaldi.

Ia menegaskan bahwa amanah tersebut bukan tugas yang ringan. Namun, dirinya optimistis HNSI Sambas dapat berkembang menjadi organisasi yang kuat apabila seluruh pengurus, nelayan, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan dapat bergerak bersama.

Menurut Heroaldi, Kabupaten Sambas memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar. Wilayah pesisir Sambas membentang di sejumlah kecamatan seperti Pemangkat, Selakau, Jawai, Jawai Selatan, Paloh, dan Tangaran.

“Ribuan masyarakat Kabupaten Sambas menggantungkan hidupnya pada sektor kelautan dan perikanan, baik sebagai nelayan tangkap, pembudidaya ikan, pengolah hasil laut, maupun pelaku usaha perikanan lainnya,” ujarnya.

Ia menyebut hasil laut Sambas sangat beragam, mulai dari ikan laut, udang, kepiting, cumi, hingga berbagai komoditas perikanan lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Karena itu, Heroaldi menilai keberadaan nelayan tidak hanya penting bagi perekonomian daerah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan kedaulatan maritim bangsa.

“HNSI harus hadir sebagai organisasi yang benar-benar mampu menjadi rumah besar bagi para nelayan,” tegasnya.

Ia berharap HNSI Sambas mampu memperjuangkan kepentingan nelayan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, memperkuat kelembagaan ekonomi nelayan, serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kelautan dan perikanan.

Dalam kesempatan tersebut, Heroaldi juga menyinggung program nasional Kampung Nelayan Merah Putih yang saat ini dijalankan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun kawasan pesisir yang maju, modern, produktif, dan terintegrasi.

“Program ini tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas lingkungan pesisir, pengembangan sarana dan prasarana perikanan, hingga pemberdayaan nelayan secara berkelanjutan,” katanya.

Heroaldi menilai Kabupaten Sambas memiliki peluang besar untuk menjadi bagian penting dari program nasional tersebut. Potensi wilayah pesisir yang luas, sumber daya perikanan yang melimpah, serta semangat masyarakat nelayan menjadi modal besar bagi Sambas untuk berkembang.

Untuk itu, ia mengajak seluruh pengurus HNSI Kabupaten Sambas agar bekerja solid, aktif turun ke lapangan, mendengar aspirasi nelayan, dan menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat pesisir.

“Mari kita jadikan HNSI sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan nelayan dan membangun kesejahteraan masyarakat pesisir,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *