Ninemedia – Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas pelaksanaan kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) Tahun 2026 di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan desa, khususnya di wilayah perbatasan negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Heroaldi saat menghadiri pembukaan Gema Membangun Desa Tahun 2026 di Desa Temajuk, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat beserta jajaran, TP PKK Kalimantan Barat, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) provinsi dan kabupaten, BPS Kalimantan Barat, Camat Paloh, Kepala Desa Temajuk, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Dalam sambutannya, Heroaldi mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Kalimantan Barat dan rombongan yang telah memilih Temajuk sebagai lokasi pelaksanaan program pembangunan desa tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sambas dan masyarakat Kabupaten Sambas, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada Desa Temajuk melalui pelaksanaan Gema Membangun Desa Tahun 2026,” ujarnya.
Heroaldi menilai Temajuk merupakan wilayah yang memiliki posisi strategis karena berada di garis perbatasan Indonesia dan Malaysia. Kondisi tersebut menjadikan Temajuk sebagai salah satu kawasan penting yang memiliki peran besar dalam berbagai sektor pembangunan.
Menurutnya, selain menjadi beranda terdepan negara, Temajuk juga memiliki potensi ekonomi, sosial, budaya, hingga pariwisata yang sangat menjanjikan untuk terus dikembangkan.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sambas terus berupaya mempercepat pembangunan kawasan perbatasan agar mampu bersaing dan memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat.
Salah satu program yang saat ini menjadi perhatian pemerintah daerah adalah upaya mendorong pengoperasian kembali Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk. Keberadaan PLB dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan memperkuat aktivitas ekonomi lintas negara.
“Kami berharap PLB Temajuk dapat kembali beroperasi sehingga dapat membuka peluang perdagangan, meningkatkan konektivitas kawasan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan,” kata Heroaldi.
Selain itu, ia optimistis Temajuk memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan. Keindahan pantai, kekayaan budaya lokal, dan letak geografis yang strategis menjadi modal penting dalam pengembangan sektor pariwisata daerah.
Heroaldi berharap pelaksanaan Gema Membangun Desa dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa dan daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menghadirkan pelayanan publik kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tuturnya.
Dalam rangkaian kegiatan Gema Membangun Desa Tahun 2026, masyarakat juga mendapatkan berbagai layanan publik terpadu serta pasar murah yang diselenggarakan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. (Red)













